BANJARMASINPOST.CO.ID, TARAKAN - Beberapa hari terakhir ini warga Kota Tarakan, Kaltim pemilik kendaraan bermotor antre membeli premium di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hal ini dipicu kurangnya pasokan premium dari Pertamina. Antrean kembali terlihat, Jumat (30/7/2010).
Pantuan, dua SPBU di Tarakan masing-masing di Jalan Mulawarman dan Jalan Kusuma Bangsa di daerah Gunung Lingkas, terlihat kendaraan antre panjang. Akibatnya, Jalan Mulawarman sepanjang satu kilometer macet.
Andi salah seorang pengendara motor mengaku, sudah satu jam menunggu antrean untuk mengisi premium. Ia mengantre takut kehabisan premium. "Saya antre biar tidak kehabisan, sebab kemarin tuh mau beli ternyata habis, makanya datang kesini lebih awal, tapi ternyata antre juga," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan, Budi. Ia mengaku, ikutan antre agar tidak kehabisan. Sebab saat membeli premium eceran, ia sempat kehabisan. "Karena dieceran juga habis jadi lebih baik antre aja," ucapnya.
Beda halnya yan dikatakan Koko. Saat melihat adanya antrean panjang di SPBU Mulawarman ia pun akhirnya pergi ke SPBU Kusuma Bangsa, dan ternyata ia melihat antrean panjang yang sama. Untuk itu akhirnya ia membeli premium eceran.
Meskipun begitu ia juga cukup kesulitan mencari premium eceran. Pasalnya saat keliling beberapa penjual premium eceran mengaku kehabisan. Sedangkan pemilik SPBU Jalan Mulawarman, Dahlia Zakaria yang ingin dimintai informasinya terkait antrean ini, tidak berada ditempat. Menurut salah satu karyawannya Susi, pemilik SPBU sedang keluar. "Ibu keluar, mungkin aja ke Pertamina," ucapnya.
(tribunkaltim)




