Banjarmasinpost.co.id
Jumat, 12 Maret 2010 | 26 Rabiul Awal 1431 H
BCB Dihiasi Adegan Vulgar, MUI Disuruh Minta Maaf
Rabu, 3 Juni 2009 | 19:09 WITA
Dibaca 34 kali
Cetak Artikel
Cetak Artikel
VVN
Bukan Cinta Biasa

BEBERAPA waktu yang lalu, MUI sempat menyarankan kepada masyarakat untuk menonton film Bukan Cinta Biasa. Namun, banyak masyarakat yang memprotes ajakan tersebut karena adanya adegan Vulgar.

"Sebelumnya, saya pernah diundang untuk menonton film 'Bukan Cinta Biasa' (BCB). Terus kami menyarankan masyarakat untuk menonton film itu, tapi ternyata banyak masyarakat yang protes atas ajakan itu, ternyata film 'BCB' itu menghadirkan adegan vulgar," jelas Kholil Ridwan salah seorang utusan dari MUI.

Menurut Kholil, MUI pun disuruh minta maaf karena mengeluarkan pernyataan tersebut. Merasa bersalah, MUI pun kemudian menyarankan film lain sebagai tontonan.

Kholil menyebut film 'Ketika Cinta Bertasbih sebagai salah satu pilihan. Film garapan Chaerul Umam itu cukup menampilkan sisi-sisi keislaman.

"Saya pernah menegur sutradaranya chairul Umam, nama Anda itu dari Al Quran, jadi buatlah film yang tidak vulgar. Menurut saya film ini adalah film dakwah, cocok dengan zaman sekarang,"ujar Kholil memuji.

(DTC)

Dapatkan kabar Banua terbaru di genggaman anda di: http://banjarmasinpost.co.id/mobile di mana saja melalui ponsel anda
Bermasalah dengan Langganan Koran?
Hubungi : 0811 5000 117 atau Telepon: 0511 (3354370)

PEMBACA setia BPost, silakan sampaikan keluhan, saran dan kritik Anda terhadap public service atau masalah pembangunan di banua kita, secara singkat, cerdas dan santun melalui SMS ke nomor (0511) 7445000. Caranya: Ketik HOT (isi SMS Anda)

Keep this article in your social bookmark:

Baca Juga Berita Lainnya
1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

Kalau ndak ada yg vulgar mana laku film kita, yg lagi top dinegeri ini kan film bokep.
Komentar dari: qiqolo | Jumat, 5 Juni 2009 | 09:18 WITA

POSTING KOMENTAR ANDA:
Nama (required)
Email (required)
Alamat
Isi Komentar
Security Code (required)
Disclaimer : Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort